“TUNTUTLAH ILMU WALAU SAMPAI KE NEGERI CHINA SEKALIPUN.”

Assalamualaikum wr.wb. Bismillahirrahmaanirrahim. Allahumma shalli wasalim Sayyidina Muhammad. Kita ucapkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena dengan sebab izinNya sajalah tulisan religius ini saat ini dapat berada dihadapan sidang pembaca. Shalawat serta salam kita mohonkan semoga tetap tercurah kepada junjungan kita, junjungan umat, Nabi termulia, Rasul paling Agung yaitu Baginda Sayyidina Muhammad SAW beserta keluargnya beserta para Sahabatnya.

Saudaraku, sekarang kita hidup dizaman modern atau zaman kemajuan ilmu dan teknologi (IPTEK) yang sangat maju sering disebut Zaman serba canggih. Kemajuan-kemajuan tersebut mungkin tidak terbayangkan oleh generasi terdahulu. Demikian pula generasi kita sekarang ini tidak dapat membayangkan betapa maju dan canggihnya kemajuan masa yang akan datang hasil dari IPTEK yang terus meningkat dan banyak kemajuan yang sangat mengagumkan. Kemajuan hasil IPTEK: Sekarang ini dapat kita rasakan seperti: hubungan telepon antara negara, perjalanan haji yang jauh dapat ditempuh dalam waktu singkat, dapat disaksikan siaran olahraga melalui TV walaupun diluar negeri, HP (Handphone) genggam, dan lain-lain lagi. Kemudian kemajuan IPTEK yang lagi ngetrend sampai-sampai masuk desa, yaitu Komputer. Kita mengetahui bahwa komputer dapat dimanfaatkan untuk menunjukan arah kiblat, waktu shalat, kita dapat melihat, mendengar, membaca ayat-ayat Al-Qur`an sekaligus terjemahannya. Kita dapat mengetahui setentang ilmu pengetahuan melalui komputer. Subhanallah!

Arsip-arsip kantor, tidak lagi dibukukan dibuku buku besar dengan jumlah yang sangat banyak yang pastinya memadati ruangan. Tetapi semua arsip kantor dapat dimasukkan ke komputer. Apabila kita ingin melihat (mendapatkan) arsip kantor itu, tinggal buka komputer, klik tahun dan judul arsip yang kita butuhkan, lantas print. Selesai, mudah bukan? Demikian kemajuan pengetahuan dan teknologi (IPTEK), ini baru contoh sebagian dari hasil penemuan Iptek. Tentunya masih banyak lagi iptek yang lain yang lebih-lebih canggih.

Orang Islam harus pintar. Sebab hanya orang-orang yang pintar yang dapat menguasai segala macam alat-alat canggih. Dan orang-orang yang pintar inilah yang akan mudah memperoleh lapangan kerja dan tentunya akan memperoleh gaji yang besar disamping pangkat dan kedudukan yang terhormat.

# Hal ini telah dijelaskan didalam Al-Qur`an surat Al-Mujadalah ayat sebelas.

(Artinya):” Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” (QS:Al-Mujadalah:11)

 Allah SWT dalam Al-Quran telah mempertanyakan perbedaan antara orang-orang yang pandai dan orang-orang yang tidak pandai.

# Allah SWT berfirman dalam kitab suci Al-Qur`an:

(Artinya):” Katakanlah! Adakah sama orang -orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” (QS:Az-Zumar:9)

Ayat diatas mendorong umat Islam untuk lebih maju dibanding umat yang lain. Oleh karena itu kita harus mencari ilmu dibidang apapun agar menjadi umat Islam yang berjaya. Umat Islam pernah berjaya karena umat Islam pada waktu itu mempunyai ilmu dimana bangsa lain menjadi makmum, kemajuan itu dapat kita sebutkan antara lain:

 

  • Ilmu Kimia dan ilmu Alam seperti: Khalid Ibnu Yazid, Jafar As Siddik dan Ibnu Hayyam
  • Kedokteran antara lain seperti:Ibnu Sina, Ibnu Rusdi
  • Sosiologi antara lain seperti: At-Thabrani, Al Masudi
  • Filsafat seperti antara lain: Al-Kindi, Al Farabi, Ibnu Sina.

Oleh karena itu kita wajib mencari ilmu dengan giat hal tersebut adalah bukti kita mencintai ilmu. Oleh karena itu Islam mewajibkan kepada umatnya untuk mencari ilmu.

# Nabi Muhammad SAW bersabda:” Utlubul ilmi walau bissiin.”

(Artinya):” Tuntutlah ilmu itu walaupun ke Negeri China.” (HR:Thabrani)

# Dan Hadist Nabi SAW:” Tolabul ilmi faridhotun ala kulli muslimin.”

(Artinya):” Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim. (HR:Ibnu Abdil Bari)

# Dan Hadist Nabi SAW berikut ini:” Utlubul ilmi minal mahdi ilal lahdi.”

(Artinya):” Tuntutlah ilmu dari buaian sampai liang lahat. (Al-Hadist)

Hadist-hadist tersebut diatas menunjukkan bahwa Islam telah mewajibkan kepada umatnya agar menuntut ilmu walaupun di Negeri yang jauh. Siapa saja yang tidak mau menuntut ilmu ia akan mandeg dan tidak maju. Maju atau tidak tergantung kepada kita sendiri.

# Allah SWT berfirman:

(Artinya):” Sesungguhnya Allah tidak akan merubah sesuatu kaum hingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.(QS:Ar-Ra`du:11)

Allah SWT telah memberi isyarat kepada makhlukNya bahwa maju atau mundurnya suatu bangsa adalah tergantung kepada bangsa itu sendiri.

# Rasulullah SAW bersabda:

(Artinya):” Belajarlah kamu semua dan mengajarkanlah kamu semua, dan hormatilah kepada gurumu dan berbuat baik terhadap orang yang mengajarimu semua.” (HR:Thabrani)

Hadist ini menyuruh kepada kita semua semua agar menghormati para guru (ustad, kyai) yang telah memberikan ilmu dan jika ilmu telah diperoleh hendaknya diajarkan kepada orang lain. Dan kita diajarkan oleh Nabi SAW dalam mendo`a ilmunya bermanfaat, dan sebagainya.

# Inilah do`a yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW:” Allahumma inni `audzubika min olmin la yan fa`uwaqalbin laa yahsya`u wa amalin la yurfa`u wadua`in laa yusma`u.”

(Artinya):” Ya Allah aku berlindung kepadaMu dari ilmu yang tidak bermanfaat dan hati yang tidak khusyu dan amal yang tidak berguna dan do`a yang tidak didengar.” …

Kita sering mendengar ungkapan yang menunjukkan betapa sangat berguna ilmu, seperti orang yang berjalan dalam kegelapan diberi lampu penerang, betapa terang dan jelas jalan yang dilaluinya itu. Ungkapan itu adalah “ Al ilmu nur” (Artinya):” Ilmu itu adalah cahaya.”

Saudaraku sebelum saya akhiri tulisan religius ini, ingin saya sampaikan sebuah Hadist setentang betapa pentingnya seseorang memiliki ilmu

# Nabi Muhammad SAW bersabda:

(Artinya):” Barangsiapa ingin kebahagiaan dunia harus dengan berilmu dan barangsiapa yang ingin bahagia didunia dan akherat harus berilmu.” (HR:Thabrani)

Sampai disini saya akhiri tulisan ini, terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

# Bahan-bahan (materi) diambil dan dikutip dari buku: Pendidikan Agama Islam Pada Sekolah Umum Negeri. Tim Penyusun: Drs H.Andi Rasdiyanah dkk.

# Tulisan artikel religius ini dapat anda temukan pada website:www:Hajisunaryo.com.

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.