WAJAH – WAJAH YANG PUTIH DAN WAJAH – WAJAH YANG HITAM

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Dalam Al-Qur’an disebutkan, ( Artinya ) : ” Pada hari ketika ada muka yang putih berseri, dan ada pula muka yang hitam muram. Adapun orang-orang yang hitam muram mukanya, ( kepada mereka dikatakan ) : ” Kenapa kamu kafir sesudah beriman? Karena itu rasakanlah adzab disebabkan kekafiranmu itu. Adapun orang-orang yang putih berseri mukanya, maka mereka berada dalam Rahmat Allah ( Syurga ), mereka kekal didalamnya. ” ( QS : Al Imran : 106-107 ) .
Wajah yang putih berseri itu disebabkan oleh Imam dan taqwa mereka sehingga mereka mendapatkan kemuliaan dan kemegahan. Mereka bergembira dan berbahagia. Sebaliknya disana ada manusia yang mukanya hitam muram, disebabkan oleh kekufuran dan kemunafikannya, sehingga kelihatan kehinaan itu diwajah mereka . Jadi wujud lahir mereka merupakan cermin bathin mereka.
Dalam ayat yang lain Allah SWT berfirman, ( Artinya ) : ” Banyak muka pada hari itu berseri – seri. Mereka tertawa dan bergembira ria, dan banyak ( pula ) muka pada hari itu tertutup debu dan ditutup lagi oleh kegelapan. Mereka itulah orang-orang kafir lagi durhaka ” ( QS : ‘Abasa : 38-42 ).
Lagi , Allah SWT berfirman, ( Artinya ) : ” Wajah – wajah ( orang – orang mukmin ) pada hari itu berseri – seri. Kepada Tuhannyalah mereka melihat. Dan wajah – wajah ( orang kafir ) pada hari itu muram, mereka yakin bahwa akan ditimpakan kepadanya malapetaka yang amat dahsyat. ” ( QS : Al – Qiyamah : 22-25 ) .
Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra dari Nabi SAW , beliau bersabda : ” Nabi Ibrahim as berjumpa ayahnya, Azar, pada hari Kiamat, sedang muka Azar penuh debu dan tanah. Maka Ibrahim bertanya kepadanya : ” Tidakkah aku telah berkata kepadamu, ” Janganlah engkau mendurhakai aku? ” Ayahnya berkata : ” Ya Tuhan , sesungguhnya Engkau telah berjanji kepadaku bahwa Engkau tidak akan menyusahkan aku pada hari mereka dibangkitkan, lalu apa yang lebih menyusahkan daripada melihat ayahmu demikian? ” Kemudian Allah SWT berfirman : ” Sesungguhnya Aku telah mengharamkan Syurga keatas orang – orang kafir “. Kemudian dikatakan : ” Wahai Ibrahim , apa yang ada dibawah kedua kakimu? ” Ketika Ibrahim melihat, ternyata ada binatang yang telah dipotong dan berlumuran kotoran, kemudian binatang itu diseret kakinya dan dilemparkan ke Neraka.” ( HR : Bukhari ).
Yakni Azar telah berubah rupa dan bentuknya untuk menghilangkan kesedihan Ibrahim as. Demikianlah diterangkan dalam Al Majma. Inilah keadaan ayah Ibrahim as, seorang Nabi yang menjadi ayah para Nabi dan kekasih Allah SWT dimana Allah SWT menyuruh Nabi Muhammad SAW agar mengikuti jejaknya, dialah Nabi yang telah membangun Ka’bah, Baitullah. Tetapi syafaatnya terhadap ayahnya tidak diterima oleh Allah SWT, apalagi orang – orang yang hanya membanggakan nasab dan kedudukan, lalu mengharapkan ampunan dari Allah SWT, hanya dengan mengandalkan hubungannya dengan para wali Allah SWT.
Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : RAHASIA SETELAH KEMATIAN. Oleh : Maulana Muhammad Islam. *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan :Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat ditemukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.