TEMPAT – TEMPAT ROH SETELAH MANUSIA MENINGGAL DUNIA ( Bagian Pertama )

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Segala puja dan puji milik Allah SWT, tiada sekutu bagi-Nya dan hanya kepada Allah SWT kita menyembah dan hanya kepada Allah SWT kita memohon pertolongan serta hanya kepada-Nya kita memohon ampunan. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Setelah roh itu keluar dari tubuh manusia, ia pun mulai menempuh alam barzakh. Disaat itu tempat kediaman roh-roh tadi berbeda – beda dan perbedaannya itu amat jauh sekali, artinya ada yang amat mulia dan terhormat dan ada yang sangat hina dan rendah derajatnya. Disini perlu kiranya disebutkan sekedarnya :
1. Ada roh yang berdiam di A’ala Illiyyin, yakni sebuah tempat yang tertinggi sekali dan roh-roh yang berkumpul dengan kelompok malaikat.
Mereka itu adalah roh-rohnya para Nabi Shalawatullah wa Salamuhu ‘alaihim ajma’in. Tetapi diantara golongan inipun ada pula perbedaannya, ada tingkatnya sendiri – sendiri sebagaimana yang pernah dilihat oleh junjungan kita Nabi Muhammad SAW pada malam perjalanannya menunaikan tugas Isra’ dan Mi’raj
2. Ada roh – roh yang berdiam di tempat Peristirahatan burung – burung yang bulunya hijau menyedapkan pandangan dan roh-roh itu dapat berkeliaran didalam syurga sesuka hatinya. Itulah roh orang – orang mati syahid, yakni mati dengan tujuan benar-benar hendak menegakkan kalimat Allah Ta’ala, hendak memenangkan ajaran – ajaran Islam diatas lain-lainnya dan tidak karena maksud selain dua macam tersebut.
Sekalipun demikian, tidaklah semua orang mati syahid itu demikian keadaan rohnya.
Jadi, tidak semuanya disini tempat kediamannya, karena sebagian dari orang – orang mati syahid itu, ada pula yang dipenjara dan tidak dapat masuk syurga. Ini disebabkan (misalnya)karena ia sewaktu didunia mempunyai tanggungan hutang dan lain – lain sebagainya. Hal ini dapat dimaklumi dari uraian sebuah Hadist yang diriwayatkan dari Muhammad bin Abdullah bin Jahsy, sebagai berikut : ( Artinya ) : ” Ada seorang lelaki menghadap kepada Nabi SAW lalu berkata : ” Ya Rasulullah, bagaimanakah keadaanku, jikalau saya dibunuh dalam peperangan? “. Beliau menjawab : ” Engkau masuk syurga. ” Setelah orang tersebut meninggalkan Nabi SAW lalu beliau bersabda lagi : ” Kecuali kalau orang itu mempunyai tanggungan hutang, sebagaimana yang dibisikkan oleh Jibril padaku tadi. ” ( HR : Muhammad bin Abdullah bin Jahsy ).
3. Ada roh yang dipenjarakan dipintu syurga sebagaimana yang disebutkan dalam Hadist lain, Rasulullah SAW bersabda : ( Artinya ) : ” Saya melihat kawanmu itu ditahan dipintu syurga. ” ( Al-Hadist ) . ( BERSAMBUNG ) .
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri dulu tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas Bagian Pertama. Kita nantikan penulisan selanjutnya Bagian Kedua pada penerbitan mendatang. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : INILAH HARI PEMBALASAN. Oleh : Moh. Abdai Rhathomy *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan : Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website : Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.