TA’ZIAH

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Segala puja dan puji milik Allah SWT, tiada sekutu bagi-Nya dan hanya kepada Allah SWT kita menyembah dan hanya kepada Allah SWT kita memohon pertolongan serta hanya kepada-Nya kita memohon ampunan. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Ta’ziah adalah melawat ( melayat ) atau mengunjungi keluarga simayit, dengan maksud untuk menghibur agar tetap sehat dan tabah dalam menghadapi musibah itu.
Hukum berta’ziah adalah sunnah. Sedang waktu berta’ziah ialah tiga hari setelah kematiannya bagi yang jauh, tetapi bagi yang tidak segera mendengar khabar, tentunya tidak terbatas waktunya.
Rasulullah SAW bersabda : ( Artinya ) : ” Dari Abdullah bin Jafar, katanya : ” Tatkala datang khabar meninggalnya Jafar ketika ia terbunuh, Rasulullah SAW bersabda : ” Buatkanlah olehmu makanan untuk keluarga Jafar, karena mereka sedang menderita kesusahan ( kekalutan ). ” ( HR : Lima Ahli Hadist kecuali Nasa’i ) .
Sementara larangan dalam ta’ziah, adalah :
1. Menangisi simayat dengan berlebihan.
2. Makan-makan ditempat keluarga simayit.
3. Mencaci maki simayit.
Adapun hikmah ta’ziah :
1. Bagi yang mengunjungi khususnya bahkan juga bagi yang dikunjungi, ta’ziah itu menyadarkan dan mengingatkan diri masing-masing, bahwa kematian itu pasti akan mengunjungi setiap orang, walaupun waktunya belum ada yang mengetahui.
2. Ta’ziah menumbuhkan dan meningkatkan keimanan untuk bertaubat dan semangat beramal shaleh, hal ini akan memperbaiki derajat dan martabat seseorang dan akan besar pengaruhnya bagi masyarakat.
3. Ta’ziah menumbuhkan sikap gotong royong, saling tolong – menolong, dan membina sifat dermawan dan kasih sayang diantara sesama anggota masyarakat.
4. Ta’ziah besar sekali manfaatnya bagi keluarga yang dikunjungi, mimimal akan menghibur hati dari segala kesedihan, sehingga akan mengurangi beban moril bahkan mungkin beban materil.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : FIQIH. Untuk Madrasah Aliyah. Oleh : Drs H. Moch Rifa’i dan Drs Rs Abd Aziz *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan : Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.