SHALAT SUNNAT TASBIH

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Pertama-tama saya mengucapkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT atas Rahmat dan Bimbingan-Nya lah saya dapat menyusun (artikel ) religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku sidang pembaca yang terhormat. Shalat sunnat tasbih ialah shalat yang sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada mamaknya ( pamannya ) Sayyidina Abbas Ibnu Abdul Muthalib.
Shalat tasbih ini dianjurkan mengamalkannya, kalau bisa tiap-tiap malam, kalau tidak bisa tiap malam, maka sekali seminggu , kalau juga tak sanggup sekali seminggu , dapat juga dilakukan sebulan sekali atau setahun sekali dan kalau tidak bisa setahun sekali, setidak-tidaknya sekali seumur hidup.
1. Kalau dikerjakan pada siang hari, hendaklah dikerjakan 4 raka’at dengan satu salam.
2. Kalau dikerjakan pada malam hari, hendaklah empat raka’at ini dijadikan dua salam.
Shalat ini disebut shalat tasbih, karena didalamnya dibacakan tasbih sehingga dalam 4 raka’at itu berjumlah 300 tasbih.
Cara mengerjakannya sebagai berikut:
1. Berdirilah lurus menghadap qiblat, lantas ucapkan lafadz niatnya ( diwaktu malam ).
2. Selesai membaca doa iftitah, lalu membaca Surat kemudian sebelum rukuk bacalah ‘Tasbih’ 15 kali, yaitu : ‘Subhanallah Walhamdulillah Wala ilaaha illalllah wallahu Akbar Wala haula walaa quwwata illa billaahi aliyil adziim.’ ( Maha Suci Allah Yang Maha Esa segala puji bagi Allah dan Allah Dzat Yang Maha Agung. ) 15 kali.
3. Kemudian rukuk, dan setelah membaca Tasbih rukuk, lalu membaca pula tasbih seperti tersebut diatas 10 kali, kemudian i’tidal.
4. Setelah selesai tahmid i’tidal, lantas membaca pada tasbih tersebut diatas 10 kali, lantas sujud.
5. Diwaktu sujud, sehabis tasbih sujud, kemudian membaca Tasbih seperti tersebut diatas 10 kali, lalu duduk antara dua sujud.
6. Setelah selesai membaca doa duduk antara dua sujud, lantas membaca Tasbih seperti tersebut diatas 10 kali, lalu duduk antara dua sujud.
7. Setelah selesai membaca doa duduk antara sujud, lantas membaca Tasbih seperti tersebut diatas 10 kali, kemudian sujud kedua.
8. Pada sujud kedua setelah selesai membaca Tasbih seperti diatas 10 kali, lantas sebelum berdiri kerakaat kedua, kita hendaknya ‘duduk istirahat’ lalu sambil ‘duduk istirahah’ lalu sambil duduk istirahah itu kita membaca Tasbih seperti tersebut diatas 10 kali.
Demikianlah kita laksanakan pada raka’at pertamai ini, yang apabila kita hitung seluruh bacaan tasbihnya berjumlah 75 kali tasbih, dan 75 kali X 4 raka’at = 300 tasbih.
Untuk lebih jelas kita nyatakan sebagai berikut :
Setelah selesai membaca surah pada rakaat pertama, sambil berdiri membaca Tasbih… 15 kali. Waktu rukuk membaca Tasbih lagi … 10 kali. Waktu i’tidal membaca Tasbih lagi… 10 kali. Waktu sujud membaca Tasbih lagi… 10 kali. Waktu duduk antara dua sujud membaca Tasbih… 10 kali. Waktu sujud kedua membaca Tasbih… 10 kali. Waktu duduk istirahah hendak berdiri membaca Tasbih…. 10 kali. Jumlah…… 75 kali Tasbih. Dikalikan….. 4 rakaat. Jumlah….. 300 Tasbih.
Andaikata kita kelupaan membaca Tasbih disalah satu tempatnya, maka boleh digantikan ditempat berikutnya, agar tetap tasbihnya berjumlah 300 tasbih.
Perhatikan Hadist Nabi SAW tentang shalat Tasbih :
Shalat tasbih ini sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW dan tata caranya seperti seperti tersebut diatas adalah tatacara yang diberikan oleh Rasulullah SAW sebagaimana sabdanya : ( Artinya ) : ” Hai Abas! Wahai paman ! Sukakah kamu apa bila aku beri, maukah apabila aku pameri. Bolehkah ( kiranya ) aku memberi petunjuk kepadamu yaitu :Sepuluh hal yang penting, yang apabila kamu lakukan akan diampuni Allah dosamu, yang awal dan yang akhir, yang lama dan yang baru, yang disengaja maupun yang tidak, yang kecil maupun besar, yang tersembunyi maupun yang nyata.
Sepuluh hal penting yaitu agar kamu melakukan shalat empat raka’at, membaca dalam tiap-tiap rakaat surah Al Fatihah dan surah lainnya apa saja, apabila selesai dari yang dibaca itu (yakni surah ) dalam rakaat pertama, bacalah kamu dalam berdiri :Subhanallah walhamdulillah walaa ilaaha illalllah wallahu Akbar, lima belas kali lalu rukuk dan bacalah kamu dalam rukuk sepuluh kali tasbih. Lalu angkat kepalamu dari rukuk (i’tidal ) dan bacalah tasbih sepuluh kali. Lalu turun bersujud dan bacalah dalam sujud sepuluh kali tasbih. Lalu angkat kepalamu dari sujud ( duduk antara dua sujud ) dan bacalah sepuluh kali tasbih. Lalu sujud lagi dan ucapkanlah sepuluh kali tasbih. Lalu angkat kepalamu (dari sujud kedua) dan ucapkanlah sepuluh kali tasbih.
Ini jumlahnya tujuh puluh lima dalam tiap-tiap satu raka’at
dan lakukanlah ini dalam empat rakaat. Apabila kamu dapat melakukan shalat ini sehari sekali maka lakukanlah dan apabila tidak maka dalam tiap-tiap jumat sekali . Apabila tidak dalam sebulan sekali, apabila tidak dapat maka dalam seumur hidup sekali. ” ( HR : Ibnu Majah ).
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan (materi ) “diambil dan dikutip dari buku : FIQIH. Untuk Madrasah Aliyah. Oleh :Drs H. Moch Rifa’i dan Drs Rs Abd Aziz *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan :Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.