QUNUT SUBUH ( Bagian Pertama )

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Segala puja dan puji milik Allah SWT, tiada sekutu bagi-Nya dan hanya kepada Allah SWT kita menyembah dan hanya kepada Allah SWT kita memohon pertolongan serta hanya kepada-Nya kita memohon ampunan.
Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Menurut Mazhab Maliki, bahwa QUNUT Subuh itu mustahab ( sesuatu perbuatan yang disukai Nabi, tetapi tidak dibiasakannya ).
Menurut Mazhab Syafi’i, bahwa qunut Subuh itu sunat hukumnya ( sesuatu perbuatan yang dilakukan Nabi , yang sifatnya tidak wajib ). Berkata Abu Hanifah : ” Bahwa sesungguhnya diwaktu sembahyang Subuh tidak boleh membaca qunut, sebab qunut itu tempatnya hanya disembahyang witir. ”
. Pendapat Malik dan Syafi’i itu beralasan kepada Hadist dibawah ini : ( Artinya ) : ” Dari Anas ra berkata : ” Senantiasalah Rasulullah SAW melakukan qunut dalam sembahyang Subuh sehingga beliau meninggal dunia. ” ( HR : Jama’atul Huffadz ).
Dan Hadist Nabi SAW, dari Ibni Sirin berkata ia : Pernah aku bertanya kepada Anas : ” Pernahkah Rasulullah SAW qunut disembahyang Subuh? “Ia menjawab : ” Ya, yaitu sesudah rukuk sebentar. ” ( HR : Bukhari dan Muslim ) .
Hadist ini menerangkan juga bahwa Rasulullah SAW membaca Qunut pada sembahyang Subuh. Demikianlah dalil – dalil yang dipakai oleh orang – orang yang berpendirian , bahwa membaca qunut itu sunat hukumnya pada sembahyang Subuh.
Adapun dalil bagi orang yang mengatakan, bahwa qunut Subuh itu tidak ada ialah keterangan dibawah ini : ( Artinya ) : ” Dari Abu Hurairah ra bahwasanya Nabi SAW pernah qunut disembahyang Subuh, hingga katanya : ” Kemudian sampai khabar kepada kami, bahwa qunut itu telah ditinggalkannya tatkala turun ayat : ( Artinya ) : ” Itu bukan urusan engkau hai Muhammad apa Allah memberi taubat mereka, atau mengazab mereka sebab mereka orang yang aniaya. ”
( HR : Muslim ) .
Dan perhatikan Hadist Nabi SAW berikut ini : ( Artinya ) : ” Dari Anas ra bahwasanya Nabi SAW pernah qunut sebulan lamanya sesudah rukuk, yang mendoakan suku – suku Arab, kemudian ditinggalkannya. ” ( HR : Bukhari dan Muslim ) . ( BERSAMBUNG ) .
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri dulu tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas Bagian Pertama. Kita nantikan penulisan selanjutnya Bagian Kedua pada penerbitan mendatang. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) “diambil dan dikutip dari buku : FIQIH. Untuk Madrasah Aliyah. Oleh : Drs H. Moch Rifa’i dan Drs Rs Abd Aziz *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan :Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.