QUNUT SUBUH ( Bagian Kedua )

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Pertama-tama saya mengucapkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT atas Rahmat dan Bimbingan-Nya lah saya dapat menyusun tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Pada Bagian Kedua ini , saya akan melanjutkan penulisan selanjutnya artikel religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas sebagai berikut :
Hadist-hadist ini dijawab oleh Ulama Syafi’iyah : ” Bahwa Qunut yang ditinggalkan oleh Nabi itu, hanyalah Qunut Nazilah yang sifatnya mengutuk, berdasarkan Hadist – hadist diatas. Adapun Qunut yang sifatnya tidak mengutuk tidak ada keterangan yang jelas , bahwa Nabi meninggalkannya, terutama sekali Qunut Subuh. Hal ini dikuatkan oleh Hadist Anas diatas yang diriwayatkan. oleh Jam’iyatul Huffaz, dan ditambah pula dengan keterangan sebagai berikut :
Rasulullah SAW bersabda : ( Artinya ) : ” Dari Ibnu Abas ra bahwasanya Nabi SAW pernah mengajarkan kepada mereka akan doa ini yakni :Allahumma dini… hingga akhirnya, supaya mereka membacanya diwaktu Subuh. ” ( HR : Baihaqi ).
Dan Hadist Nabi SAW riwayat Al Hakim : ( Artinya ) : ” Dari Abu Hurairah ra, Bahwasanya Rasulullah SAW adalah ia bila mengangkat kepalanya dari rukuk dari sembahyang Subuh dirakaat yang kedua, ia angkat dua belah tangannya. Lalu berdoa dengan doa ini : ” Allahumma dinii fii man hadaita wa aafinii fii man aafaita, hingga akhir Hadist…” ( HR : Al Hakim ) .
Disunatkan mengangkat dua tapak tangan ketika membaca doa Qunut itu,karena perbuatan itu lebih menjelaskan perbuatan meminta.
Rasulullah SAW bersabda : ( Artinya ) : ” Dari Abi Rafi ra berkata ia : ” Pernah aku sembahyang dibelakang Umar bin Khattab ra dibacanya Qunut sesudah rukuk, maka diangkatnya dua tangannya dan dikeraskannya membaca doa. ” ( HR : Baihaqi ) .
Dan perhatikan Hadist ini : ( Artinya ) : ” Mendoalah ( meminta ) kepada Allah dengan telapak tanganmu dan janganlah kamu mendoa dengan belakangnya. ” ( HR : Abu Daud ) .
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri tulisan religius ini ini, berjudul sesuai tersebut diatas Bagian Kedua. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan (materi ) diambil dan dikutip dari buku :FIQIH. Untuk Madrasah Aliyah. Oleh :Drs H. Moch Rifa’i dan Drs Rs Abd Aziz *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan :Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.