PERHITUNGAN AMAL ( ALHISAB )

Bismillahirrahmanirrahiim
Allahumma shali ala Muhammad wa ali Muhammad. Allah SWT itu memiliki sifat – sifat kesempurnaan dan jauh sekali dari sifat – sifat kekurangan. Setengah daripada sifat – sifat ke sempurnaan itu ialah adil dan bijaksana. Adil artinya tidak akan menganiaya kepada siapapun juga dari seluruh makhluk – Nya ini dan bijaksana artinya tidak akan meletakkan sesuatu atau mentrapkan sesuatu keadaan didalam apa – apa yang bukan tempatnya atau tidak pada sekalipun kemestiannya.
Setengah daripada keadilan Allah SWT, ialah tidak mempersamakan antara orang yang berbakti dan orang yang durhaka terhadap – Nya, atau secara ringkasnya antara orang mukmin dan orang kafir serta musyrik, atau antara manusia yang berbuat kebajikan dan orang yang gemar mengerjakan keburukan, sekalipun sama – sama mengaku beragama Islam. Sebabnya ialah karena mempersamakan antara kedua golongan manusia sebagaimana yang tersebut di atas itu, adalah juga merupakan salahsatu bentuk penganiayaan yang samasekali tidak tidak ada taranya dalam kejahatannya atau menunjukkan pula suatu kebodohan yang amat sangat dari yang berkuasa mengaturnya.
Kita semua pasti akan memaklumi bahwa didunia ini banyak sekali orang yang mengerjakan keburukan, pelanggaran ataupun penganiayaan terhadap orang lain. Tetapi oleh karena justru orang tersebut sedang memegang kekuasaan, tinggi pangkat dan derajatnya atau memang ada yang membela dan melindungi kejahatannya, maka dapatlah ia melepaskan diri dari tuntutan hukum atau pembalasan yang setimpal dengan kesalahannya ketika ia masih didunia ini.
Jadi sampai saat kematiannya nanti, tetaplah dosa yang di perbuatnya itu belum lagi terbalas. Oleh sebab itu, amat tidak adil sekali,jikalau orang seperti diatas itu akan dilepaskan begitu saja dari tuntutan hukum, yakni tidak memperoleh balasannya samasekali. Maka kesimpulannya, ia wajib dibalas karena perbuatan salah nya. Oleh sebab itu, Pembalasan itu wajib ada, dan pembalasan setelah mati itu tiada lain kecuali yang akan diadakan sendiri oleh Allah SWT pada Hari Kiamat nanti. Menetapkan bahwa si Anu itu salah dan si Anu itu betul, itulah yang lazim disebutkan perhitungan amal atau hisab. Keperluannya ialah supaya orang baik akan tampak kebaikannya dan orang yang salah jelas pula kesalahannya.
Renungkanlah baik – baik, betapa keadilan Allah SWT kepada sekalian makhluk – Nya ini.
Saya akhiri tulisan religius ini, terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Wabillahi Taufik wal hidayah wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : INILAH HARI PEMBALASAN. Oleh : Moh. Abdai Rhathomy *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan :Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.