PENETAPAN AWAL BULAN RAMADHAN DENGAN RU’YAT

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Pertama-tama saya mengucapkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT atas Rahmat dan Maunah-Nya lah saya dapat menyusun tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Ru’yat artinya penglihatan, yakni melihat mulainya ( awal ) awal bulan Ramadhan setelah terbenam matahari pada tanggal duapuluh sembilan ( akhir ) Sya’ban. Untuk melakukan Ru’yat ini pun memerlukan persyaratan tertentu, yakni harus ada fasilitas yang menunjangnya, sehingga tidak sembarang orang dapat melakukannya.
Penetapan mulai bulan Ramadhan dengan Ru’yat ini memang berdasarkan perintah Rasulullah SAW , sebagaimana sabdanya : ( Artinya ) : ” Dari Ibnu Umar ra , Rasulullah SAW bersabda : ” Apabila kamu melihat bulan Ramadhan, hendaklah berpuasa, dan apabila melihat bulan Syawal, hendaklah kamu berbuka. Maka jika tidak tampak olehmu, hendaklah kamu perhitungkan jumlah hari dalam satu bulan. ” ( HR : Bukhari, Muslim, Nasa’i dan Ibnu Majah ).
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita , insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku :FIQIH. Untuk Madrasah Aliyah. Oleh : Drs H. Moch Rifa’i dan Drs Rs Abd Aziz *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan : Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.