NUSYUZ

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Segala puja dan puji milik Allah SWT, tiada sekutu bagi-Nya dan hanya kepada Allah SWT kita menyembah dan hanya kepada Allah SWT kita memohon pertolongan serta hanya kepada-Nya kita memohon ampunan. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Nusyuz yaitu meninggalkan kewajiban bersuami istri.
Nusyuz dari pihak suami misalnya tidak memberi nafkah istri dan anaknya, sedangkan nusyuz dari pihak istri misalnya meninggalkan suami tanpa seizin suami, apabila kepergian tersebut pada perbuatan yang dilarang agama.
Apabila kelihatan oleh suami bahwa istrinya akan durhaka harus diberinya nasihat dengan sebaik – baiknya. Sesudah dinasehati, sekiranya masih terus juga tampak durhakanya, hendaklah suami berpisah tidur dengan dia. Kalau dia masih juga meneruskan kedurhakaannya maka bolehlah dipukul tetapi jangan sampai merusakkan badannya.
Allah SWT berfirman : ( Artinya ) : ” Akan istri-istri yang kamu takuti kedurhakaan mereka, berilah nasihat, dan berpisah tidurlah kamu dari mereka , dan pukullah mereka itu.” ( QS : An-Nisa : 34 ) .
Dengan ringkas durhaka siistri, ada tiga tingkatan :
1. Baru kelihatan tanda-tanda akan durhaka, waktu itu suami berhak memberi nasihat
2. Sesudah nyata durhakanya, waktu itu suami berhak berpisah tidur daripadanya.
3. Sesudah dua pelajaran tersebut , ( nasihat dan, kalau dia masih berpisah tidur ), kalau dia masih terus juga durhaka, suami berhak memukulinya.
Akibat durhaka , menghilangkan hak istri ‘menerima belanja dan pakaian, dan pembagian waktu’. Berarti tiga perkara yang tersebut dengan adanya durhaka, menjadi tidak wajib atas suami, dan siistri tidak berhak menuntutnya.
Allah SWT berfirman : ( Artinya ) : ” Hak istri yang patut diterimanya dari suaminya, seimbang dengan kewajibannya terhadap suaminya dengan hati, ” ( QS : Al Baqarah : 228 ) .
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas
. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : FIQIH. Untuk Madrasah Aliyah. Oleh : Drs. Moch Rifa’i dan Drs Rs Abd Aziz *
***

* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan :Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.