NAMIMAH

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Namimah termasuk santapan beracun yang sering menodai pahala orang – orang yang berpuasa. Namimah ( Adu domba ) adalah menukil perkataan dari sebagian orang untuk dibawa kepada sebagian yang lain dalam rangka membuat kerusakan. Perbuatan itu haram hukumnya menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah.
Allah SWT berfirman : ( Artinya ) : ” Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina, yang banyak mencela, yang kian kemari menghambur fitnah. ” ( QS : Al-Qalam : 10-11 ) .
Dari Ibnu Abas ra bahwa suatu ketika Nabi SAW berlalu didekat tembok kebun diantara tembok – tembok kebun di Madinah atau Mekkah. Lalu beliau mendengar suara dua orang yang disiksa dalam kubur keduanya. Maka Nabi SAW bersabda : ” Keduanya disiksa dan bukan disiksa karena perkara yang besar “. Kemudian beliau SAW bersabda, ( Artinya ) : ” Benar , yang satu tidak menjaga dirinya ketika buang air kecil ( tidak istinja ) sedangkan satunya lagi berjalan dengan selalu mengadu domba ( Namimah ). ” ( HR : Bukhari dan Muslim ).
Rasulullah SAW juga
bersabda, ( Artinya ) : ” Tidak akan masuk syurga orang yang mengadu-domba. ” ( HR : Bukhari dan Muslim ) .
Yahya bin Abu Katsir berkata : ” Sulaiman pernah berkata kepada putranya : ” Wahai anakku, jauhilah adu domba, karena ia seperti tajamnya pedang. ”
Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : 89 KESALAHAN SEPUTAR PUASA RAMADHAN. Oleh : Abdurrahman Al-Mukaffi *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan :Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website : Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.