KEMARAHAN JAHANAM, JERITAN DAN TERIAKAN AHLI NERAKA YANG DILEMPARKAN KETEMPAT YANG SESAK

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Dalam kitab suci Al-Qur’an disebutkan, ( Artinya ) : ” Dan orang-orang yang kafir kepada Tuhannya memperoleh adzab Jahanam. Dan itulah seburuk-buruk tempat. Apabila mereka dilempar kedalamnya, mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedangkan neraka itu menggelegak, hampir-hampir ( neraka ) itu terpecah-pecah lantaran marah. ” ( QS : Al-Mulk : 6-8 ) .
Ditempat lain Allah SWT juga berfirman : ” Apakah neraka itu melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka mendengar kegeramannya dan suara nyalanya. Dan apabila mereka dilemparkan ketempat yang sempit dineraka itu dengan dibelenggu, mereka disana mengharapkan kebinasaan. ” ( QS : Al – Furqan : 12-13 ) .
Kemudian dalam atsar disebutkan bahwa jika neraka Jahannam itu melihat mereka dan mereka juga telah melihatnya, sedangkan jarak mereka seratus tahun perjalanan, neraka itu akan geram, marah, menggelegak, dan mengerikan. Apabila mereka dilemparkan kedalamnya, mereka meminta mati saja disana, seperti ketika mereka sedang menerima musibah disana. Dalam riwayat Ibnu Abi Hatim disebutkan bahwa Rasulullah SAW menjadikan neraka Jahanam itu mempunyai dua mata, dengan membacakan ayat, ( Artinya ) : ” Apabila ( neraka itu ) melihat mereka….” (Ibnu Katsir ). Meskipun neraka Jahanam adalah sebuah tempat yang luas, para penghuni neraka tinggal dalam kesempitan karena siksa. Dari Ibnu Abas ra ia berkata, ” Sesungguhnya neraka itu sempit bagi mereka seperti tembok yang menyempit. ” ( Ruhul-Ma’ani ).
Allah SWT berfirman, ( Artinya ) : ” Yang memanggil orang yang membelakang dan yang berpaling ( dari agama ) serta mengumpulkan ( harta benda ) lalu menyimpannya. ” ( QS : Al – Ma’arij : 17-18 ).
Dalam tafsir Ibnu Katsir disebutkan, ” Sesungguhnya Jahanam itu akan mematuk orang – orang jahat di medan Hasyr seperti binatang mematuk biji – bijian. Kemudian dalam ayat di atas disebutkan orang yang mengumpulkan harta benda. Qatadah ra dalam menafsirkan ayat itu mengatakan, ” Yang dimaksudkan adalah orang yang tidak memperhatikan soal halal dan haram dalam mengumpulkan harta, dan tidak membelanjakannya menurut perintah Allah SWT. ” ( Qatadah ra ) .
Rasulullah SAW bersabda, ( Artinya ) : ” Kalau saja disisi Allah SWT dunia itu dapat menyamai sebelah sayap nyamuk, Dia tidak memberi minum kepada orang kafir walau seteguk air. ” ( HR : Turmidzi dari Sahl bin Sa’d ) .
Dari Anas ra dari Rasulullah SAW beliau bersabda, ( Artinya ) : ” Ada tiga hal yang mengikuti mayit, yakni keluarganya , hartanya, dan amalnya. Kemudian yang dua hal akan kembali, yang tinggal hanya satu. Keluarga dan hartanya kembali, dan yang tinggal tetap menemani hanyalah amalnya. ” ( HR : Bukhari dan Muslim ) .
Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : RAHASIA SETELAH KEMATIAN. Oleh : Maulana Muhammad Islam *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan :Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.