KAWIN SYIGHAR ( KAWIN TUKAR )

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Pertama-tama saya mengucapkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT atas Rahmat dan Maunah-Nya lah saya dapat menyusun ( menulis ) artikel religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Nikah Syighar ialah wali bagi seorang perempuan menikahkan yang ia wali-in kepada laki-laki lain tanpa maskawin, dengan perjanjian bahwa laki-laki lain itu akan memberi imbalan, yaitu mengawinkan wanita dibawah perwaliannya kepadanya tanpa mas kawin juga. Misalnya Umar mengawinkan anaknya bernama Zainah dengan Amin tanpa mahar harta benda, dengan perjanjian Amin mau menikahkan wanita dibawah perwaliannya kepada si Umar tanpa mahar. Yang dijadikan mahar ialah kemaluan masing-masing dari kedua wali tersebut.
Nabi Muhammad SAW bersabda : ( Artinya ) : ” Dari Ibnu Umar ra bahwasanya Nabi SAW melarang Syighar dalam akad perkawinan. Syighar ialah : Mengawinkan seseorang dengan anak perempuannya akan tetapi dalam pertunangan kedua mempelai tidak disertai dengan mas kawin ” ( HR : Bukhari dan Muslim ) .
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku :FIQIH. Untuk Madrasah Aliyah. Oleh : Drs H. Moch Rifa’i dan Drs Rs Abd Aziz *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan : Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.