Template
Template Template
Template Tuesday, 21 October 2014 Template

Galeri

5.jpg

Memperkenalkan Karya H. Sunaryo A.Y.

 

Sidang pembaca, tahukah antum bahwa penulis website: http://hajisunaryo.com (sudah lebih kurang 200 (dua ratus) judul tulisan bernafaskan Islam (religius) ditulis beliau) sebelum tulisan-tulisannya terfokus kepada artikel-artikel religius yaitu bacaan bernafaskan Islam untuk tujuan Syiar dakwah adalah seorang penulis Cerpen dan Novelis yang religius, artinya: disetiap tulisannya baik itu Cerpen maupun Novel selalu diselipkan dakwah mengingatkan pembaca agar tidak terbuai oleh gemerlapnya dunia yang fana sehingga melupakan akhirat.
Padahal akhirat tujuan terakhir kita dan Syurga atau Neraka adalah tempat tinggal kita yang abadi (kekal) untuk selama-lamanya. Dan penulis H. Sunaryo A.Y disetiap Cerpen atau Novel yang ditulisnya juga senantiasa menyelipkan dakwah mengajak pembaca ikut menyebarluaskan nilai-nilai Islam sehingga tidak ada lagi individu-individu (orang Islam) yang menyembah selain kepada Allah SWT.
Ingat (kata penulis): Dosa yang tidak terampuni adalah menyekutukan Allah. Memang sekarang beliau tidak lagi menulis Cerpen dan Novel karena karya-karyanya sudah terfokus pada tulisan-tulisan (artikel) reigius bacaan untuk syiar dakwah Islam. Namun sengaja saya perlihatkan sebagai contoh beberapa buku (Novel) karya H. Sunaryo A.Y. kali ini berjudul: SUMIRAH berikut ini.
September 2014
Dany Wicaksono, S. Kom
 
Template
KEUTAMAAN KALIMAT TASBIH, TAHMID DAN TAKBIR (Bagian Kedua) PDF Print E-mail
Written by H. Sunaryo A.Y.   
Monday, 02 April 2012 05:24

Assalamualaikum, Alhamdulillah sidang pembaca, jumpa lagi kita (lewat tulisan) apa khabar? Kali ini sesuai judul tersebut diatas, artikel (religius) yang berada dihadapan sidang pembaca ini adalah Bagian Kedua. Insya Allah di bagian ini pembahasan kita setentang keutamaan tasbih, tahmid dan takbir akan selesai.

            Saudaraku, harapan penulis semoga materi kita ini menyejukkan dan dapat menjadi sebagai tambahan ilmu. Dan yang utama sebagai sarana syiar dakwah, nilai-nilai Islam kian dapat tersebar luaskan. Ketahuilah Saudaraku, bahwa kalimah tasbih, tahmid dan takbir itu sangat dicintai Allah. Ada banyak kalimah-kalimah yang tergolong baik, namun bagi Allah yang paling Dia cintai adalah kalimah Subhanallah, Alhamdulillah, dan Allahu Akbar.

            Didalam sebuah Hadist dijelaskan bahwa Nabi SAW pernah bertanya kepada Abu Dzar :

 ”Maukah kuberitahukan kepadamu sesuatu kalimat yang paling disukai oleh Allah? Aku (Abu Dzar) menjawab : ”Tentu ya Rasulullah, beritahukanlah kepada kalimah yang paling disukai Allah”. Nabi SAW bersabda : ”(Adalah kalimah) Subhanallah Wabihamdihi.” (Al- Hadist)

            Memang sekilas kalimah Subhanallah Wabihamdihi terkesan sebagai kalimat biasa yang mungkin kita juga mengira tak ada fadhilah apa-apa. Namun ketahuilah bahwa kalimah itu adalah sebuah kalimah yang dikhususkan oleh Allah sebagai sebuah kalimah yang paling Dia  sukai dari pada kalimah – kalimah yang lainnya.

            Hal senada juga diterangkan dalam Hadist yang lain sebagai berikut :

  • Rasulullah SAW bersabda :

 Kalimah yang paling disukai oleh Allah SWT ada empat, yaitu : Subhanallah Walhamdulillah, Walaa Ilaaha Illallah Wallahu Akbar. tidak masalah bagimu darimana saja kamu memulai (membaca)nya.” (Al-Hadist)

            Dalam banyak Hadist dapat diketahui bahwa diantara sekian fadhilah yang terdapat dalam bacaan tasbih, tahmid, dan takbir, bacaan Subhanallah Alhamdulillah dan Allahu Akbar bisa memperberat timbangan amal kelak pada hari kiamat.

  • Bersabda Nabi SAW :

 Ada dua kalimat yang ringan dilidah namun berat di timbangan amal dan juga sangat dicintai oleh Allah, yaitu kalimat Subhanallah Wabihamdihi, Subahanallahil ’adzim.” (Al – Hadist)

           Sebagaimana yang kita imani bersama bahwa kelak pada hari Kiamat, setelah seluruh manusia dibangkitkan dari alam kubur, manusia dikumpulkan untuk menjalani proses peradilan. Dalam peradilan ini seluruh manusia, mulai dari Nabi Adam sampai pada manusia terakhir akan dimintai pertanggungjawaban atas semua amal yang pernah dilakukan sewaktu hidup di dunia. Tak ada satu pun amalan meski hanya kecil yang luput dari proses peradilan tersebut. Ya! Tak ada satupun perbuatan manusia yang luput dari pertanyaan, sekecil apapun dan seberat apapun tak satupun yang bisa lolos. Ironisnya, pada saat itu nanti Allah akan menghadirkan saksi yang tak akan pernah bisa berbohong, yakni seluruh anggota tubuh manusia itu sendiri. Pada saat proses peradilan inipun akan dilanjutkan dengan proses pertimbangan amal. Pada akhirnya semua amal manusia akan ditimbang untuk diketahui banyak mana antara amal baik dengan amal buruk.

            Pertimbangan amal ini akan membawa dua jawaban, jika amal baik lebih berat ketimbang amal jelek, maka balasan yang akan diterima adalah syurga. Namun jika yang terjadi adalah sebaliknya, maka jelas ganjaran yang akan diterima (diperoleh) adalah adzab Naraka.

            Saudaraku, sungguh Allah SWT telah memberikan sesuatu yang paling berharga agar kita bisa memperberat amal kebajikan hingga pada akhirnya akan selamat dari ganjaran siksa Neraka. Dan sesuatu yang paling berharga itu adalah kalimah tasbih, tahmid, dan takbir. Siapapun yang membaca kalimat ringan ini dijamin timbangan amalnya akan menjadi berat dari ukuran yang sebenarnya.

            Ya! Memang benar, kalimah Subhanallah Wabihamdiihi Subhanallahil ’adzim adalah sebuah kalimah yang teramat ringan diucapkan dalam lisan. Namun ketahuilah bahwa kalimat tersebut akan membawa fadhilah yang amat sangat luar biasa bagi pembacanya. Terutama pada hari Kiamat, yakni akan memberikan pertolongan dalam hal timbangan amal.

  • Dalam Hadist yang lain juga disebutkan bahwa kepada para Sahabat Nabi SAW pernah bersabda :

 ”Barangsiapa yang mengucapkan Laa ilaaha illallah ia akan masuk syurga atau wajib baginya syurga. Dan barangsiapa yang mengucapkan Subhanallah Wabihamdihi 100 (seratus) kali, maka ditulis baginya 124.000 (seratus dua puluh empat ribu) kebaikan. Para Sahabat bertanya : ”Ya Rasulullah, jika demikian pada hari Kiamat nanti tentu tidak ada orang yang binasa.” Nabi SAW bersabda : ”Tentu! Nanti ada sebahagian orang yang akan membawa banyak kebaikan yang jika diletakkan diatas gunung tentulah sangat berat. Namun jika dibandingkan dengan nikmat Allah maka semua itu seolah-olah tidak ada apa-apanya. Allah akan menolong dengan rahmat-Nya sesuai dengan kehendak-Nya.” (Al – Hadist)

            Saudaraku, begitulah keutamaan bacaan tasbih, tahmid dan takbir. Dihari Kiamat kelak bacaan ini akan tampil sebagai penolong bagi para pembacanya. Bacaan ini akan membuat timbangan amal kebajikan menjadi lebih berat hingga bisa mengalahkan timbangan amal kejelekan.

            Satu lagi, ada khabar gembira (bagi kita-kita ini) yang mungkin tidak dikaruniai kelebihan harta hingga (tentu saja) kita tidak bisa bersedekah dengan nilai uang yang banyak. Pernah diceritakan dalam sebuah Hadist bahwa sekelompok orang (fakir miskin) mendatangi Nabi SAW  untuk mengadukan sesuatu. Kata mereka : ”Ya Rasulullah, orang-orang kaya telah merebut kedudukan dan derajat yang tinggi di syurga. Mereka pun mendapatkan nikmat abadi di syurga.” Nabi SAW bertanya : ”Apa maksud kalian, mengapa?” sekelompok orang (fakir miskin) itu menjelaskan : ”Orang-orang yang kaya melakukan shalat dan berpuasa, kami pun melakukan yang sama, namun mereka bisa bersedekah dan membebaskan budak, sementara kami tidak punya kemampuan untuk melakukan hal itu.” mendengar pengaduan itu, Nabi SAW lalu bersabda : ”Maukah kalian aku beritahu tentang sebuah amal yang bisa mengejar amal mereka bahkan mereka tak akan bisa menyamai amal kalian kecuali jika mereka melakukan amal seperti kalian?” mereka menjawab : ”Ya!” untuk selanjutnya Nabi SAW lalu menjelaskan bahwa sebuah amal yang pahalanya bisa mengungguli sedekah orang – orang kaya adalah bahwa setiap kali habis shalat membaca kalimah tasbih, 33 kali, tahmid 33 kali, dan membaca takbir 33 kali.

      Subhanallah! Allah SWT memang Maha Adil, Maha Tahu dan Dia tahu bahwa ada sebuah amalan yang hanya bisa dilakukan oleh orang kaya namun tak bisa dijangkau oleh orang-orang yang tidak berpunya. Dan sebagai sebentuk keadilannya, Allah lalu memberikan solusi bagaimana caranya orang-orang tak berpunya itu bisa mempunyai nilai pahala seperti yang dilakukan oleh orang-orang kaya, yakni cukup bagi mereka membaca tasbih, tahmid dan takbir masing-masing sebanyak 33 kali setiap selesai melaksanakan kewajiban shalat fardhu. Dan luar biasanya amalan tersebut bisa mengejar bahkan mendahului amalan orang-orang kaya malahan mereka tidak bisa menyamainya. Allahu Akbar!

            Sebuah Hadist lagi disebutkan suatu ketika Nabi SAW melewati rumah Ummu Hanni yang sudah tua. Ketika melihat Nabi, Ummu Hanni langsung berkata : ”Ya Rasulullah aku sudh tua dan amat lemah, beritahukanlah kepadaku, sebuah amalan yang bisa aku lakukan sambil duduk.” Nabi SAW kemudian bersabda : ”Bacalah Subhanallah 100 kali bacaan, ini seimbang dengan memerdekakan 100 budak dari keturunan Ismail. Bacalah 100 kali kalimah Alhamdulillah sebab bacaan itu seimbang dengan menyedekahkan 100 ekor kuda yang berpelana dan bertali kekang yang disedekahkan dijalan Allah. Dan bacalah kalimah Allahu Akbar 100 kali, sesungguhnya bacaan itu seimbang bagimu dengan menyembelih 100 ekor unta untuk korban dan diterima disisi Allah. Dan bacalah kalimah Laa ilaaha illallah 100 kali, Abu khalaf berkata : ”Aku mendengar bahwa beliau (Nabi SAW) bersabda : ”Pahalanya akan memenuhi antara langit dan bumi dan tidak ada yang melebihinya darimu kecuali orang yang beramal seperti itu.” (Al-Hadist)

Subhanallah! Allahu Akbar! Sungguh kiranya sudah jelas bagi kita betapa Allah SWT memuliakan kalimah tasbih, tahmid dan takbir ini bukan?

            Sidang pembaca yang budiman, kiranya masih banyak lagi keutaman-keutamaan atau fadhilah – fadhilah kalimah tasbih, tahmid dan takbir. Namun penulis batasi sampai disini dulu pembahasan materi ini, insya Allah dikesempatan lain kita akan membicarakan yang lebih banyak lagi setentang materi ini. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Waafwa minkum, Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

 

♣ ♣ ♣

  (Bahan-bahan (materi) dikutip dari buku:Rahasia dibalik 99 butiran tasbih Oleh:Asrifin An Nakhrawie S.Ag. Penerbit Ikhtiar Surabaya .)
Last Updated on Tuesday, 03 April 2012 01:47
 
Template
Template Template Template
 

Pesan


Shoutbox
Template Template