Template
Template Template
Template Thursday, 24 April 2014 Template

Galeri

1.jpg

Memperkenalkan Karya H. Sunaryo A.Y.

 


Sidang pembaca, tahukah antum bahwa penulis website: http://hajisunaryo.com (sudah lebih kurang 200 (dua ratus) judul tulisan bernafaskan Islam (religius) ditulis beliau) sebelum tulisan-tulisannya terfokus kepada artikel-artikel religius yaitu bacaan bernafaskan Islam untuk tujuan Syiar dakwah adalah seorang penulis Cerpen dan Novelis yang religius, artinya: disetiap tulisannya baik itu Cerpen maupun Novel selalu diselipkan dakwah mengingatkan pembaca agar tidak terbuai oleh gemerlapnya dunia yang fana sehingga melupakan akhirat.
 
Padahal akhirat tujuan terakhir kita dan Syurga atau Neraka adalah tempat tinggal kita yang abadi (kekal) untuk selama-lamanya. Dan penulis H. Sunaryo A.Y disetiap Cerpen atau Novel yang ditulisnya juga senantiasa menyelipkan dakwah mengajak pembaca ikut menyebarluaskan nilai-nilai Islam sehingga tidak ada lagi individu-individu (orang Islam) yang menyembah selain kepada Allah SWT.
 
Ingat (kata penulis): Dosa yang tidak terampuni adalah menyekutukan Allah. Memang sekarang beliau tidak lagi menulis Cerpen dan Novel karena karya-karyanya sudah terfokus pada tulisan-tulisan (artikel) reigius bacaan untuk syiar dakwah Islam. Namun sengaja saya perlihatkan sebagai contoh beberapa buku (Novel) karya H. Sunaryo A.Y. kali ini berjudul: PAPA berikut ini.
 
Desember 2013
Dany Wicaksono, S. Kom
 
Template
BAGAIMANA PRAKTEK SHALAT JAMAK,SHALAT QASAR,SHALAT JAMAK TAQDIM,SHALAT JAMAK TAKHIR DAN PRAKTEK SHALAT JAMAK QASAR ITU? PDF Print E-mail
Written by H. Sunaryo A.Y.   
Saturday, 24 March 2012 12:56
 
         Assalamualaikum sidang pembaca pencinta bacaan bern afaskan Islam apa kabar?
Selamat berjumpa kembali (lewat tulisan) dengan al-fakir,kali ini sesuai judul artikel ini tersebut diatas. Semoga tulisan ini bermanfaat,menyejukkan,sebagai tambahan ilmu dan yang utama sebagai sarana syiar dakwah,nilai-nilai Islam kian tersebar luaskan.
 
         Sebelum kepada penulisan praktek shalat-shalat tersebut diatas ada baiknya seyogyanya,kita mengetahui dulu apa pengertian shalat jamak itu? Shalat jamak adalah shalat yang dikumpulkan atau digabung dari shalat 2 (dua) waktu dikerjakan dalam satu waktu misalnya shalat Dzhuhur dan shalat Asar dikerjakan pada waktu Dhuhur atau Asar. Atau shalat Maghrib dan shalat Isya dikerjakan pada waktu maghrib atau Isya. Sedan gkan shalat shubuh tidak boleh dijamak dengan shalat yang lain. Artinya shalat Subuh harus dikerjakan pada waktu Subuh. Shalat Subuh tidak boleh dijamak misalnya dengan shalat Isya atau shalat Dzuhur.
 
#Syarat syah shalat jamak,artinya shalat jamak syah dilakukan apabila:
 
  1. Dalam perjalanan yang dilakukan bukan untuk maksiat (artinya kalau kita melakukan perjalanan untuk tujuan maksiat kita tidak syah mengerjakan shalat jamak.) Tetapi kalau perjalanan itu untuk tujuan silaturahim,atau untuk berdagang
     dan sebagainya dibolehkan dan syah kita melakukan shalat jamak.
 
  1. Perjalanan jauh (berjalan sehari semalam dengan kendaraan unta)
 
3.   Shalat yang dijamak adalah shalat Adaan (tunai) artinya bukan shalat mengganti
      (qodho)
 
4.   Berniat jamak ketika takbiratul ihram                
 
 
     Sidang pembaca,kita mulai dengan pembahasan setentang praktek shalat jamak taqdim dan shalat jamak takhir sebagai berikut:
 
  1. Praktek shalat jamak taqdim
Shalat jamak taqdim dimulai dengan niat ketika takbiratul ihram. Niat dapat dilafazkan seperti berikut:
 
• Usholli fardho Dzhuhri Arba`a Raka`atin jami`an taqdiman ma`al Ashri lillahi Ta`ala.
“Sengaja saya shalat fardhu Dzuhri empat rakaat serta Ashar jamak taqdim karena Allah Ta`ala.”
Kemudian membaca do`a iftitah,Al-fatihah,dan surat (ayat) yang pendek.
Kemudian melakukan ruku` dengan sempurna sambil membaca tasbih yaitu:
 
Subhana Rabiyal Adzimi  Wabihamdih.3x
 
Kemudian dilanjutkan dengan iktidak (berdiri sempurna) diiringi dengan bacaan:
Samiallahu Liman Hamidah Rabbana Walakal hamdu
 
Kemudian melakukan sujud sempurna dengan membaca:
Subhana Rabiyal A`la Wabihamdih.3x
 
Selanjutnya duduk antara dua sujud dengan membaca:
Rabbighfirli Warhamni Wajburni Warfa`ni Warjukni Wahdini Wa`afini Wa`fuanni.
 
       Kemudian sujud kembali dengan bacaan yang sama dengan yang pertama,setelah itu berdiri kembali untuk melaksanakan rakaat kedua yang gera kan dan bacaannya sama dengan rakaat pertama. Setelah sujud kedua pada rakaat kedua maka disunatkan membaca tasyahud awal.
 
       Setelah selesai membaca tasyahud awal gera kan selanjutnya langsung berdiri untuk melaksanakan rakaat ketiga dan dilanjutkan dengan rakaat keempat dan membaca tasyahud akhir pada rakaat ini,kemudian salam. Setelah selesai salam maka dilanjutkan dengan shalat Ashar. (Tetapi sebelumnya dilakukan qom at terlebih dahulu.) Kemudian dimulai lagi dengan niat shalat Ashar,dan lafazh niat seperti berikut:
 
Usholli Fardho Ashri arba`a Rakaatin jami`an taqdiman ma`al dzuhri lillahi Ta`ala.
 
“Sengaja saya shalat fardhu Ashar empat rakaat serta dzuhur jamak taqdim karena Allah Ta`ala.”
 
 
 
        Setelah itu dilanjutkan dengan bacaan dan gera kan yang sama seperti waktu shalat dzhuhur tersebut diatas sampai selesai empat rakaat,dengan demikian selesai sudah praktek yang dinamakan shalat jamak taqdim. Sementara praktek shalat jamak ta`khir dapat dilakukan seperti shalat jamak taqdim tersebut diatas. Perbedaannya hanya pada waktu pelaksanaannya dan niat jamak taqdim diganti dengan jamak ta`khir dan dilaksanakan pada waktu Ashar.
 
        Sidang pembaca,satu hal yang harus diingat yaitu dalam pelaksanaan shalat jamak ta`khir ialah harus berniat untuk melaksanakan shalat jamak ta`khir pada waktu yang pertama masuk,yaitu (waktu shalat) dzuhur atau maghrib. Artinya,untuk melaksanakan shalat jamak ta`khir dalam waktu Ashar maka shalat dzuhur dikerjakan dikerjakan terlebih dahulu kemudian baru mengerjakan shalat Ashar.
 
        Demikian pula untuk melaksanakan shalat jamak ta`khir pada waktu Isya maka shalat maghrib dikerjakan terlebih dahulu baru kemudian shalat shalat isya.
#Shalat Qasar,apa pengertian shalat Qashar itu?shalat Qashar adalah shalat yang diringkaskan diantara shalat lima waktu yang seharusnya empat rakaat menjadi dua rakaat. Shalat lima waktu yang dibolehkan Qasar adalah shalat Dzuhur,Ashar dan shalat Isya,sedangkan shalat maghrib dan shalat subuh tidak boleh diringkas (tidak boleh diQosor).
 
#Shalat Qasar syah dilakukan apabila terdapat syarat seperti berikut ini:
 
  1. Dalam perjalanan yang dilakukan bukan untuk tujuan maksiat,tetapi kalau untuk misalnya melakukan perjalanan menunaikan ibadah haji,silaturahim,atau untuk perjalanan berdagang.
  2. Perjalanan berjarak jauh yang ditempuh dengan memakan waktu sehari semalam perjalanan. Sebagian Ulama berpendapat tidak perlu perjalanan jauh,didasarkan pada Hadist yang diriwayatkan oleh imam Ahmad,imam Muslim dan imam Abu Daud sebagai berikut:
 
 
“Dari Syu`bah ia berkata:”Saya bertanya kepada Anas tentang mengqosor shalat,beliau menjawab:”Rasulullah SAW apabila beliau berjalan 3 (tiga) parsak yaitu sama dengan ±90 km beliau shalat dua rakaat.” (HR.Ahmad,Muslim dan Abu Daud)
 
Keterangan:Dalam soal jauh jaraknya perjalanan para Ulama berbeda pendapat. Imam Syafii dan Imam Malik berpendapat jarak jauh perjalanan adalah 2 (dua) marhalah sama dengan 48 mil sama dengan 138 km Sementara Imam Hanafi berpendapat,3 (tiga) marhalah sama dengan 72 mil sama dengan 207 km. Wallahu bisawab.
 
 
  1. Shalat yang diqasar adalah shalat yang akan dilaksanakan pada hari itu,jadi bukan shalat yang akan diganti (Qodho)
  2. Bern iat Qasar waktu takbiratul ihram.
 
Tentang shalat Qasar, Allah SWT berfirman:
 

“Dan apabila kamu berpergian dimuka bumi maka tidaklah mengapa kamu mengqasarkan shalatmu,jika kamu takut diserang oran g-orang kafir. Sesungguhnya oran g-orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu. (QS.An-Nisa:101)
 
 
     Dari ayat tersebut diatas dapat dipahami bahwa setiap oran g yang berpergian dengan tujuan baik,Allah SWT memberi keringanan dalam melaksanakan shalat,yaitu dengan cara meringkas dari 4 rakaat menjadi 2 rakaat dengan ketentuan dan syarat syarat tersebut diatas.
 
#Praktek shalat Qasar,dimulai dengan niat shalat Qasar ketika takbiratul ihram dan apabila dilafazkan adalah sebagai berikut:
 
•Usholli fardho dzuhri rakataini Qosron lillahi ta`ala
“sengaja aku shalat dzuhur dua rakaat Qasar karena Allah ta`ala
 
      Setelah itu membaca do`a iftitah dan diiringi dengan membaca Al-fatihah serta surat
(ayat) pendek. Kemudian melaksanakan rukuk dengan sempurna serta membaca tasbih sebagai berikut:
 
#Subhana Rabbiyal Adzimi Wabihamdih 3x
 
      Setelah dibaca tiga kali maka dilanjutkan dengan iktidal (berdiri sempurna) serta membaca:
•Samiallahu Limah Hamidahu Rabbana Walakal Hamdu.
 
      Setelah selesai membaca bacaan tersebut dilanjutkan dengan sujud dan pada waktu ini dibaca:
Subhana Rabbiyal A`la Wabihamdih 3x
 
     Setelah diulang membacanya sampai tiga kali,kemudian duduk diantara dua sujud dengan bacaan sebagai berikut:
 
Rabbigfirli Warhamni Wajburni Warfa`ni Warjukni Wahdini Wa afini Wa`fuanni.  
 
 
      Kemudian sujud kembali dan membaca bacaan seperti sujud pertama,kemudian langsung berdiri untuk melakukan rakaat kedua. Setelah selesai sujud kedua pada rakaat kedua,maka langsung duduk membaca tasyahud akhir dan kemudian salam.
 
#Cara mengerjakan shalat jamak Qasar.
 
     Saudaraku,shalat jamak Qasar adalah shalat yang dilakukan dengan jalan mengumpulkan dua rakaat dan dilaksanakan pada salah satu waktu shalat dan sekaligus dengan meringkas rakaat shalat-shalat itu. Misalnya,shalat dzuhur dan shalat Ashar dikerjakan pada waktu dzuhur masing-masing dua rakaat.
 
      Sedan gkan Maghrib dan Isya dikerjakan dengan tiga rakaat dan dua rakaat. Hal ini disebabkan shalat Maghrib tidak boleh diringkas. Adapun cara mengerjakannya sama seperti mengerjakan shalat jamak dan Qasar. Demikian juga syarat-syaratnya sama dengan syarat untuk shalat jamak dan Qasar.
Praktek shalat jamak Qasar.
 
      Yaitu dimulai dengan niat dan apabila niat itu dilafazkan adalah sebagai berikut:
#Ushalli fardhon dzuhri jami`an takdiman ma`al Ashri Qosron lillahi ta`ala.
“Saya bern iat shalat fardhu dzhuhur dan Ashar jamak taqdim serta Qasar karena Allah ta`ala.”
       
Setelah niat maka selanjutnya takbiratul ihram. Kemudian berhenti sejenak dan dilanjutkan dengan membaca do`a iftitah,fatihah dan surat (ayat) pendek. Gerakan selanjutnya adalah melakukan rukuk yang diiringi dengan bacaan:
 
Subhana Rabbiyal adzimi Wabihamdih.3x
       Setelah membaca tiga kali langsung berdiri kembali dengan sempurna (iktidal) diiringi dengan bacaan:
 
Samiallahu Liman hamidah. Rabbana walakal hamdu.
       Gera kan selanjutnya adalah sujud dengan bacaan sebagai berikut:
 
Subhana Rabbiyal a`la wabihamdih.3x
        Setelah dibaca tiga kali dilanjutkan duduk diantara dua sujud dengan bacaan:
 
Rabbigfirli Warhamni Wajburni Warfa`ni Warjukni Wahdini Wa`afihi Wa`fuanni.
       
Kemudian sujud kembali dengan membaca bacaan yang sama dengan bacaan sujud yang pertama,setelah itu langsung berdiri untuk melaksanakan rakaat kedua. Setelah sujud kedua pada rakaat kedua dilanjutkan dengan membaca tasyahud akhir,kemudian salam.
 
        Demikian juga shalat jamak Qasar yang lainnya dilaksanakan seperti praktek shalat diatas dan dapat dilakukan sendiri (munfarid) atau dilakukan dengan berjamaah. Perbedaannya hanya terletak pada niat shalat yang akan dikerjakan saja.

       Sidang pembaca,sampai disini saya sudahi dulu tulisan (artikel) religius ini. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita Insya Allah dilain kesempatan,tentu saja dengan tulisan saya yang lain dengan judul yang lain pula. Wa afwa minkum Wassalamualaikum Warahmatulahi Wabarakatuh.
•••
 
#Bahan-bahan (materi)diambil dan dikutip dari buku: Pendidikan agama Islam untuk siswa SMTP. Disusun oleh: Direktorat Pembinaan Pendidikan Agama Islam Pada Sekolah Umum Negeri. Penerbit: PT.Ahsana Indah Kitaba, Jakarta . #
•••
•Artikel religius ini dapat anda temukan pada website: www.Hajisunaryo.com•
 
Template
Template Template Template
 

Pesan


Shoutbox
Template Template