Template
Template Template
Template Thursday, 31 July 2014 Template

Galeri

3.jpg

Memperkenalkan Karya H. Sunaryo A.Y.

 


Sidang pembaca, tahukah antum bahwa penulis website: http://hajisunaryo.com (sudah lebih kurang 200 (dua ratus) judul tulisan bernafaskan Islam (religius) ditulis beliau) sebelum tulisan-tulisannya terfokus kepada artikel-artikel religius yaitu bacaan bernafaskan Islam untuk tujuan Syiar dakwah adalah seorang penulis Cerpen dan Novelis yang religius, artinya: disetiap tulisannya baik itu Cerpen maupun Novel selalu diselipkan dakwah mengingatkan pembaca agar tidak terbuai oleh gemerlapnya dunia yang fana sehingga melupakan akhirat.
 
Padahal akhirat tujuan terakhir kita dan Syurga atau Neraka adalah tempat tinggal kita yang abadi (kekal) untuk selama-lamanya. Dan penulis H. Sunaryo A.Y disetiap Cerpen atau Novel yang ditulisnya juga senantiasa menyelipkan dakwah mengajak pembaca ikut menyebarluaskan nilai-nilai Islam sehingga tidak ada lagi individu-individu (orang Islam) yang menyembah selain kepada Allah SWT.
 
Ingat (kata penulis): Dosa yang tidak terampuni adalah menyekutukan Allah. Memang sekarang beliau tidak lagi menulis Cerpen dan Novel karena karya-karyanya sudah terfokus pada tulisan-tulisan (artikel) reigius bacaan untuk syiar dakwah Islam. Namun sengaja saya perlihatkan sebagai contoh beberapa buku (Novel) karya H. Sunaryo A.Y. kali ini berjudul: PAPA berikut ini.
 
Desember 2013
Dany Wicaksono, S. Kom
 
Template
“BAGAIMANA DAN APA SAJA KEUTAMAAN SERTA PAHALA SHALAT SUNNAT RAWATIB ITU?” PDF Print E-mail
Written by H. Sunaryo A.Y.   
Friday, 13 January 2012 10:05
 
        Assalammualaikum,saudaraku.Selamat berjumpa kembali (lewat tulisan) semoga artikel (religius) kali ini sesuai judul tersebut diatas mendapat tempat dihati setiap pembaca.Menyejukkan dan menjadi sebagai tambahan ilmu.Semoga!
         Saudaraku,sebuah pertanyaan:Apa itu shalat Rawatib? Shalat Rawatib adalah shalat sunnat yang dikerjakan sebelum dan sesudah shalat fardhu lima waktu.Yang dilakukan sebelum shalat fardhu disebut Qobliyah dan yang dilakukan sesudahnya disebut Ba`diyah.Seluruh shalat rawatib (Qobliyah dan Ba`diyah) ini ada 22 (dua puluh dua) rakaat.Shalat rawatib ini telah disyariatkan didalam agama islam,berdasarkan beberapa Hadist Nabi.
         Saudaraku,shalat rawatib terbagi dua,sebagai berikut:
 
  1. Shalat sunnat rawatib muakkad (penting)
 
  1. Shalat sunnat Ghairu muakkad. (Kurang penting)
 
       Didalam buku:Fiqih oleh:Drs H.Moh.Rifa`I dan Drs.Rs Abd Aziz.).Pada halaman 38
       Diterangkan bahwa Rasulullah SAW selalu mengerjakan shalat sunnat rawatib walaupun beliau dalam perjalanan.Shalat sunnat Rawatib tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah SAW sangat (dipentingkan)seperti dikatakan diatas Rasul senantiasa mengerjakan shalat sunnat rawatib meskipun dalam perjalanan.Sebut saja shalat sunnat Qobliyah subuh atau dinamakan juga shalat sunnat fajar.
        Diterangkan dalam hadist bahwa shalat sunnat dua rakaat sebelum subuh (Qobliyah subuh) adalah lebih baik daripada dunia beserta isinya.
 
•Perhatikan Hadist-hadist Nabi SAW berikut ini:
 
*Sabda Rasulullah SAW:
 
“Dari Aisyah ra:Tidak ada shalat sunnat yang lebih dipentingkan oleh Nabi SAW selain dari dua rakaat sebelum subuh.” (HR.Bukhari dan Muslim)
 
• Warta dari Aisyah ra dari Nabi SAW bahwasanya beliau bersabda:
 
“Dua rakaat sunnat sebelum subuh lebih baik daripada dunia dan seisinya” (HR.Muslim)
 
Ket:Dalam riwayat lain :Lebih aku sukai dari dunia seisinya.
 
•Kemudian dalam kitab Nawawi yaitu: Terjemah Riyadhus Shalihin jilid 2 penerbit:Pustaka Amani Jakarta.Pada halaman 172,sebuah Hadist yang diriwayatkan oleh Imam Abu Daud:
 
 
“Dari Abdullah (bilal) bin Rabah ra muazin Rasulullah SAW,ia datang kepada Rasulullah SAW untuk azan shubuh.
Kemudian Bilal ditanya tentang sesuatu oleh Aisyah sampai lambat azannya.
Bilal lantas azan dan dilanjutkan dengan iqomat.Namun Rasulullah SAW belum juga keluar .Sesudah Nabi SAW keluar dan segera shalat bersama oran g-orang.Bilal memberitahu kepadanya kalau ia telah ditanya macam-macam oleh Aisyah hingga pagi benar.Kemudian beliau (Nabi SAW)bersabda:
“Sesungguhnya aku mengerjakan dua rakaat shalat fajar lebih dulu.”
Ada seorang sahabat bertanya
”Wahai Rasulullah,sesungguhnya engkau sudah berada pada waktu pagi-pagi benar.”   
Beliau bersabda:
”Walaupun waktu pagi lebih pagi lagi, nis caya aku akan tetap mengerjakan dua rakaat fajar dengan sesempurna-sempurnanya dan sebaik-baiknya.”(HR.Abu Daud)
 
       Saudaraku,demikian jelas keterangan diatas,bahwa shalat Qobliyah subuh oleh Rasulullah SAW sangat dipentingkan dan Nabi SAW tidak pernah meninggalkannya,bahkan dikatakan oleh Rasul shalat sunnat (Qobliyah subuh) itu lebih baik (lebih disukai) daripada dunia beserta isinya.
        Shalat sunnat disebut juga shalat tathawwu.Shalat sunnat tidak disyariatkan mengerjakannya berjamaah (meskipun ada shalat sunnat yang disunnatkan berjamaah) bahkan sesuai sabda Rasul,dinyatakan lebih baik shalat sunnat itu apabila dilakukan dirumah masing-masing.
Rasulullah bersabda:
 
 
“Shalat (sunnat) seseorang dirumahnya itu lebih utama daripada shalat dimasjidku ini kecuali shalat fardhu.”(HR Abu Daud)
 
Dan satu lagi,untuk melaksanakan shalat sunnat,diperkenankan duduk walaupun kuat berdiri,bahkan boleh sebahagian dikerjakan dengan cara berdiri dan sebahagian dilakukan dengan duduk.
Perhatikan Hadist Nabi SAW:
 
*Hadist Rasulullah SAW dari Alqomah katanya,saya bertanya pada Aisyah:
 
“Bagaimanakah dilakukan Rasulullah SAW jika shalat dua rakaat duduk?
“Ia Aisyah menjawab :”Nabi SAW dalam kedua rakaat itu membaca sambil duduk kemudian jika akan rukuk beliau berdiri dan terus rukuk.”(HR.Muslim)
 
 
Sekarang kita simak beberapa Hadist-hadist Nabi SAW setentang keutamaan (fadhillah)
Pahala shalat sunnat Rawatib,seperti berikut:
Pahala berupa rumah gedung disyurga,sesuai dengan Hadist Nabi SAW:
 
“ Warta Ummil mu`minin Ummi Habibah (Romlah) binti Abu Sufyan ra berkata:
Aku telah menden gar Rasulullah SAW bersabda:”Tiada oran g muslim yang sembahyang sunnat karena Allah,pada tiap-tiap hari dua belas rakaat,melainkan Allah akan membangunkan untuknya sebuah rumah disyurga.”(HR Imam Muslim)
 
Dan Hadist Nabi SAW:
 
 
“Ummi Habibah ra berkata:Rasulullah bersabda:
“Siapa yang rajin melakukan sebelum dhuhur dan sesudah dhuhur empat-empat rakaat Allah akan mengharamkannya dari api neraka.”(HR.Abu Daud dan Turmidzi)
 
      Secara khusus juga telah disebutkan oleh Nabi SAW bahwa sunnat sebelum dzuhur itu merupakan saat terbuka pintu langit.
•Simak Hadist berikut ini:Abdullah bin As-Saa-ib ra berkata,bahwasanya Rasulullah SAW biasa sembahyang sunnah sebelum dzuhur empat rakaat,seraya bersabda:
 
 
“Sesungguhnya saat ini terbuka pintu langit maka saya ingin naik daripadaku amal kebaikan.” (HR.Turmudzi)
 
 
Dan Hadist Nabi SAW berikut ini:
 
 
“ Warta dari Ali bin Abi Thalib ra berkata: Ada lah nabi SAW biasa shalat empat rakaat sebelum Ashar,dipisah dua salam memberi salam pada para malaikat Muqorrobin dan pengikut mereka dari kaum muslimin dan mu`minin (HR.Turmidzi)
 
 
Dan Hadist Nabi SAW
 
“Dari Ibnu Umar ra dari Nabi SAW,beliau bersabda:
“Semoga Allah selalu memberi Rahmat kepada seseorang yang suka mengerjakan shalat sunnat empat rakaat sebelum shalat Ashar.” (HR.Abu Daud dan Turmudzi)
 
 
•Kemudian Hadist Muttafaqun Alaih berikut ini:
 
“Dari Ibnu Umar ra,ia berkata:Saya bersama-sama dengan Rasullullah SAW mengerjakan shalat dua rakaat sebelum shalat dzuhur dan dua rakaat sesudahnya,dua rakaat sesudah shalat jum`at,dua rakaat sesudah shalat maghrib dan dua rakaat sesudah shalat isya.”(HR.Bukhari dan Muslim)
 
 
     Saudaraku sebenarnya masih banyak lagi Hadist-hadist yang menjelaskan setentang pahala,keutamaan (fadhillah) dari shalat sunnat Rawatib.Namun saya sudahi sampai disini saja tulisan religius ini.Insya Allah dikesempatan lain kita teruskan pembahasan setentang shalat sunnat Rawatib ini.Terima kasih atas segala perhatian,mohon maaf apabila terdapat kesalahan.Wa afwa minkum Wassalamulaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.  

•••
 

••• (Bahan-bahan (materi) diambil dan dikutip dari buku:Terjemah Riyadhus Shalihin jilid 2 oleh:Imam Nawawi,buku :Lautan pahala oleh:M.Ali Chasan Umar dan buku:Fiqih oleh:Drs.H.Moh.Rifa`I dan Drs RS Abd Aziz.) •••

*Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website:Http/www/Hajisunaryo.com)*

Last Updated on Friday, 13 January 2012 10:08
 
Template
Template Template Template
 

Pesan


Shoutbox
Template Template