HAUQALAH ( Bagian Pertama )

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Banyak orang yang bertanya – tanya, bagaimana bisa kalimat yang mudah diucapkan ini memiliki balasan yang demikian Agung? Mengapa pahalanya begitu besar? Apa yang membuatnya istimewa?
Untuk menjawab pertanyaan ini, kami ketengahkan dua Hadist yang harus kita selami kedalaman makna nya. Dari Abu Hurairah ra diriwayatkan Rasulullah SAW bersabda : ” Barangsiapa siapa membaca,” Subhanallah wal hamdu lillah walaa ilaaha illalllah wallahu Akbar walaa haula walaa quwwata illa billaahil aliyyil adzim ” ( Maha Suci Allah. Segala pujian hanya milik Allah. Tiada Tuhan selain Allah. Allah Maha Besar. Tiada daya dan upaya kecuali dengan Allah Yang Maha Agung. ) Allah berkata : ” Hamba-Ku pasrah dan berserah diri pada-Ku. “( HR : Al-Hakim ).
Diriwayatkan juga Rasulullah SAW berkata kepada Abu Hurairah ra, ” Maukah kutunjukkan padamu kalimat yang merupakan mutiara berharga dibawah mahligai Tuhan? Bacalah : ” Laa haula walaa quwwata illa billaah ” . Niscaya Allah berkata : ” Hamba-Ku pasrah dan berserah diri pada-Ku “. ( HR : Al-Hakim ) .
Jadi, tujuan dibalik bacaan ini adalah agar manusia menyerap maknanya yang dalam dan luhur. Menancapkannya dalam relung hati yang paling dalam. Sehingga membuat dirinya pasrah dan berserah diri pada Tuhan.
Pasrah dihadapan wajah suci-Nya, serta berserah diri dalam segala urusan pada-Nya. Inilah tujuan tertinggi dibalik pengucapan bacaan – bacan luhur tersebut.
Mensucikan Allah ( Makna tertinggi kalimat Tasbih ) berarti mendatangkan hikmah yang berupa kesucian, kejernihaan, serta kesempurnaan , ridha dan berserah diri dalam segala hal. Juga meyakini bahwa segala perbuatan dan perkataan Tuhan adalah baik, benar, dan indah.
Pujian atas nikmat yang diberikan Allah SWT lahir batin adalah ikrar bahwa semua nikmat yang diperoleh manusia ( baik lahir maupun batin ) berasal dari Allah semata. Firman – Nya : ” Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah lah ( datangnya ) “. ( QS : An – Nahl : 53 ) .
Firman – Nya lagi : ” Tidakkah kamu perhatikan sesungguhnya Allah telah menundukkan untuk ( kepentingan ) mu apa saja yang dilangit dan apa yang dibumi dan menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan batin . ” ( QS : Luqman : 20 ) . ( Bersambung ).
Saya akhiri dulu tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas Bagian Pertama. Kita nantikan penulisan selanjutnya Bagian Kedua pada penerbitan mendatang. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : TERAPI DENGAN DZIKIR.Oleh : Dr. Abdul Halim Mahmud *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan: Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website : Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.