HARI PENGHABISAN

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Segala puja dan puji milik Allah SWT, tiada sekutu bagi-Nya dan hanya kepada Allah SWT kita menyembah dan hanya kepada Allah SWT kita memohon pertolongan serta hanya kepada-Nyap kita memohon ampunan. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Didalam Kitabullah yakni Al-Qur’an Al-Karim dan Sunnah Rasulullah SAW yakni Al-Hadist Asy-Syarif, seringkali persoalan itu disebutkan dengan nama Yaumul Akhir artinya Hari Penghabisan. Apakah yang dimaksudkan Yaumul Akhir itu?
Maksudnya agaknya sudah jelas, yaitu hari yang terakhir atau penghabisan sekali dan oleh hari itu adalah hari yang paling akhir sendiri, maka tidak ada lagi hari yang seperti hari didunia ini sesudahnya itu. Jadi hari yang semacam sekarang setiap pagi matahari terbit dari sebelah Timur dan setiap sore matahari terbenam diufuk Barat dan y yang lamanya sehari semalam ada duapuluh empat jam itu sudah tidak ada lagi. Mungkin sekali masih ada hari lagi sesudah itu nantin, tetapi jelas bahwa sifat harinya itu tidak lagi sebagaimana yang kita alami sekarang ini.
Sebagai contoh tentang hal hari itu, dapat digambarkan sedemikian. Andaikata saja ( Ingat sekali lagi bahwa ini hanyalah sebagai pengandalan atau perumpamaan belaka ), sejak Allah SWT dahulu membuat hati ini yang pertama dan banyaknya hari didunia ini diumpamakan ada seribujuta hari, maka yang dinamakan Hari Kiamat atau Yaumul Akhir adalah hari yang nomor seribujuta itu tadi, jadi itulah hari yang terakhir sekali. Demikianlah sebagai perumpamaannya.
Kemudian, bagaimanakah keadaan hari sesudah Yaumul Akhir itu?
Keadaan hari setelah Yaumul Akhir itu tentulah tidak lagi seperti hari yang kita alami seperti sekarang ini, yakni selama dialam dunia ini dan hal ini hanya Allah SWT sendiri yang Maha Mengetahui hakekatnya. Adapun kita semua juga dapat mengetahui nanti , jikalau sudah tiba waktunya, artinya setelah tibanya Hari Kiamat itu. Maka bagaimanakah sifat Hari Kiamat itu nanti, kiranya tidak perlu kita jadikan bahan pemikiran kita sekarang ini , karena tidak ada faedahnya sama sekali untuk dipersoalkan.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, Insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan judul tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) *diambil dan dikutip dari buku : INILAH HARI PEMBALASAN. Oleh : Moh. Abdai Rhathomy *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan :Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.