BERMACAM – MACAM SIKSA KUBUR ( Bagian Pertama )

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Diriwayatkan dari Samurah bin Jundub ra, bahwa Rasulullah SAW seringkali berkata kepada para sahabatnya : ” Apakah ada diantara kamu yang melihat dalam mimpi? ” Dan pada suatu pagi beliau bersabda kepada kami : ” Sesungguhnya telah datang kepadaku malam ini dua malaikat lalu mereka berkata kepadaku : ” Mari kita pergi . ” Maka aku bersama mereka. Mereka membawaku keluar, yakni ketanah Muqaddas. Kami datang kepada seorang laki-laki yang tengah berbaring , dan yang lain berdiri sambil membawa batu besar. Ia lantas memukulkan batu besar itu kepada laki-laki tersebut sehingga pecah kepalanya, lalu batu itu menggelinding sampai disini. Kemudian orang itu
memeriksa batu tersebut dan mengambilnya, maka ia tidak memukulnya lagi, sehingga kepalanya pulih seperti semula. Kemudian ia kembali kepada lelaki tersebut dan melakukan seperti yang dilakukannya pertama kali terhadapnya. Aku bertanya kepada mereka : ” Maha Suci Allah SWT, apakah ini ? ” Mereka berkata kepadaku : ” Berjalanlah ” . Maka kami berjalan sehingga sampailah kami kepada seseorang yang terlentang, dan yang lain berdiri diatasnya sambil membawa alat penjepit dari besi. Kemudian ia datang kepada salah satu bagian wajah orang tersebut, lalu ia jepit sudut matanya dan ditarik ketengkuknya, lehernya ditarik ketengkuknya, dan matanya ditarik ketengkuknya, kemudian berpindah kesebelah yang lain dan berbuat kepadanya seperti yang dilakukannya pada bagian yang pertama. Sebelum bagian itu selesai, bagian yang sebelahnya telah pulih kembali , lantas ia kembali dan berbuat terhadapnya seperti yang dilakukannya pertama kali. Aku bertanya : ” Maha Suci Allah SWT, apakah ini ? ” Mereka berkata kepadaku : ” Berjalanlah.” Maka berjalanlah kami sehingga kami sampai disebuah dapur yang didalamnya terdengar suara gaduh dan hiruk-pikuk. Ketika kami mengintipnya, ternyata didalamnya ada laki – laki dan wanita yang telanjang. Kobaran api mendatangi mereka dari bawah. Aku bertanya : ” Siapakah mereka? ” Mereka berkata kepadaku : ” Mari kita pergi. ” Maka pergilah kami . “Kemudian kami tiba disebuah sungai yang merah seperti darah dan ditengah sungai itu ada seorang laki-laki yang sedang berenang. Namun dipinggir sungai itu terdapat seseorang yang disebelahnya terdapat batu banyak sekali. Bila orang yang berenang itu sampai didekatnya, ia akan disumbat mulutnya dengan batu itu sehingga ia akan menelannya, kemudian ia pergi dan berenang lagi, lalu kembali kepadanya. Setiap ia kembali kepadanya akan disumbat mulutnya dengan batu sehingga ia menelannya. Aku bertanya kepada mereka : ” Apakah ini ?. ” Mereka berkata kepadaku : ” Mari kita pergi.” Maka pergilah kami sehingga bertemulah kami dengan seseorang yang sangat buruk rupanya, paling mengerikan dari apa yang yang pernah kami lihat. Disebelah orang itu ada api, ia menyalakannya dan berjalan disekelilingnya. Aku bertanya kepada mereka : ” Apakah ini ? ” Mereka berkata kepadaku : ” Mari kita pergi .” Maka pergilah kami sehingga kami tiba disebuah taman yang indah,didalamnya terdapat segala macam warna bunga. Ditengah taman itu terdapat seorang laki-laki yang sangat tinggi. Hampir – hampir aku tidak melihat kepalanya dilangit. Disekitar laki-laki itu terdapat anak – anak yang banyak sekali yang belum pernah aku lihat sama sekali. Mereka berkata kepadaku : ” Mari kita pergi.” Maka pergilah kami sehingga sampai disebuah taman yang besar sekali,sebelumnya aku tidak pernah melihat taman sebesar dan sebagus itu. Mereka berkata kepadaku : ” Majulah ketempat itu.” Kemudian kami maju ketempat itu sehingga kami tiba disebuah kota yang dibangun dengan bata dari emas dan perak. Kemudian kami tiba dipintu kota itu. Ketika kami minta dibukakan, maka pintu tersebut dibuka sehingga kami dapat memasukinya. Kemudian kami disambut oleh beberapa orang laki-laki yang separuh wajah dan badannya sangat bagus dan separuh lagi sangat buruk. Kedua malaikat itu berkata kepada mereka : ” Pergilah ” . Lalu menceburlah mereka kedalam sungai itu. Ditempat itu ada sungai yang mengalir, airnya keputih-putihan. Lalu mereka mencebur kedalamnya, kemudian mereka kembali kepada kami. Maka hilanglah rupa buruk mereka dan mereka berubah menjadi sangat tampan. Kedua malaikat itu berkata kepadaku : ” Ini adalah Syurga ‘Adn, dan itu adalah tempat engkau. ” Ketika mataku memandang keatas, disana terdapat sebuah gedung keputih-putihan yang megah. Mereka berkata kepada ku : ” Inilah rumahmu ” . Aku berkata kepada mereka : ” Semoga Allah SWT memberkati kalian. Kini tinggalkanlah aku, aku akan memasukinya. ” Mereka berkata : ” Tetapi sekarang belum saatnya. Kelak engkau akan memasukinya.” Aku berkata kepada mereka : ” Sesungguhnya sejak tadi malam aku melihat hal – hal yang aneh, lalu apakah yang aku lihat itu?.” Mereka berkata kepadaku : ” Adapun laki-laki pertama yang engkau datangi, yang dilempar kepalanya dengan batu, adalah seorang yang telah menghafal Al-Qur’an kemudian melupakannya dan tidur sebelum melakukan shalat fardhu. Maka ia akan diperlakukan seperti itu hingga hari kiamat. Adapun laki-laki yang engkau datangi , yang sebelah mulutnya dijepit ketengkuknya, juga leher dan matanya dijepit ketengkuknya, ia adalah orang yang pergi pada pagi hari dari rumahnya, lalu berdusta dimana – mana, maka ia akan diperlakukan demikian hingga hari kiamat. Adapun para lelaki dan wanita yang telanjang yang terlihat didapur adalah para pezina. Sedangkan lelaki yang engkau datangi ketika sedang berenang disungai lalu disumbat mulutmnya dengan batu hingga ia menelannya adalah pemakan riba. Adapun lelaki yang buruk rupanya, yang disebelahnya terdapat api yang ia nyalakan adalah malaikat penjaga neraka. Sedangkan lelaki tinggi ditaman itu adalah Nabi Ibrahim as, dan anak – anak yang berada disekelilingnya adalah setiap bayi yang mati dalam keadaan fitrah. ” para sahabat bertanya : ” Wahai Rasulullah, apakah juga termasuk anak-anak orang musyrik? “. Beliau bersabda : ” Juga termasuk anak-anak orang musyrik. ” Adapun orang-orang yang separuh tubuhnya baik dan separuhnya lagi buruk, mereka adalah kaum yang mencampur amal shaleh dengan amal buruk, kemudian Allah SWT mengampuni mereka. Sedangkan aku adalah Jibril, dan ini adalah Mikail ” Para Ulama berkata, ” Ini adalah dalil mengenai siksa kubur. Sesungguhnya mimpi para Nabi itu adalah wahyu yang sesuai dengan kejadian sebenarnya. “Dan Nabi SAW sendiri telah bersabda : ” Ia akan diperlakukan seperti itu hingga Hari Kiamat. ” ( HR : Bukhari ) . ( Bersambung ).
Saya akhiri dulu tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas Bagian Pertama. Kita nantikan penulisan selanjutnya Bagian Kedua pada penerbitan mendatang. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) , diambil dan dikutip dari buku : RAHASIA SETELAH KEMATIAN. Oleh : Maulana Muhammad Islam *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan :Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.