BAGAIMANA HUKUMNYA KITA BERJABAT TANGAN DENGAN WANITA YANG BUKAN MAHRAM ? ( Bagian Kedua )

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Allah SWT berfirman, ( Artinya ) : ” Dan tatkala ia ( Musa ) sampai disumber air negeri Madyan ia menjumpai disana sekumpulan orang yang sedang meminumkan ternaknya, dan ia menjumpai dibelakang orang banyak itu, dua orang wanita yang sedang menghambat ternaknya. Musa berkata : ” Apakah maksudmu dengan berbuat begitu? ” Kedua wanita itu menjawab : ” Kami tidak dapat meminumkan ternak kami sebelum penggembala – penggembala itu memulangkan ternaknya. Sedangkan bapak kami adalah orang tua yang telah lanjut usia. ” ( QS : Al – Qashash : 23 ) .
Rasulullah SAW bersabda , ( Artinya ) : ” Telah ditetapkan bagi anak Adam bagian dari zina yang pasti ia akan mendapatkannya : Kedua mata zinanya adalah
pandangan, kedua telinga zinanya adalah pendengaran, lisan zinanya adalah pembicaraan, tangan zinanya adalah pukulan, kaki zinanya adalah langkah, hati menjadi cenderung dan berangan-angan. Hal itu akan dibenarkan kemaluan atau didustakan. ” ( HR : Bukhari dan Muslim ).
Jauhilah diri anda dari tempat – tempat campur baur laki-laki dan perempuan Baik didalam Bus, shaf-shaf shalat , dan tempat – tempat umum lainnya. Namun, jika keadaannya tidak memungkinkan, segera selesaikan keperluan anda dengan tetap menjaga pandangan mata, menjauhi lawan jenis , tidak berkata yang sia-sia, dan segera meninggalkan tempat tersebut. Dan siapa yang menjaga perintah dan menjauhi larangan – Nya, maka Allah SWT akan menjaganya.
Rasulullah SAW bersabda : ” Jagalah Allah, niscaya Allah akan menjagamu “. ( HR : Turmidzi ).
Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas Bagian Kedua. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan judul baru tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : 89 KESALAHAN SEPUTAR PUASA RAMADHAN. Oleh : Abdurrahman Al-Mukaffi. *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan :Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat temukan pada Website : Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.