APA ARTI IKHTILATH DAN KHALWAH ITU ?

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Ikhtilath berarti berbaurnya seorang laki-laki dan seorang perempuan yang bukan mahram atau berbaurnya kaum laki-laki dengan kaum perempuan yang bukan mahram disuatu tempat yang memungkinkan mereka untuk saling berhubungan, baik dengan pandangan , isyarat, maupun pembicaraan. Jadi , khalwah ( menyendiri ) antara seorang laki-laki dengan seorang perempuan yang bukan mahram, bagaimanapun keadaannya, dianggap sebagai Ikhtilath ).
Hukum Ikhtilath adalah haram. Perbuatan ini termasuk yang paling berbahaya, sehingga kaum muslimin diperintahkan oleh Allah untuk menghindarinya. Ikhtilath atau berbaurnya laki-laki dan perempuan merupakan faktor terbesar yang mendorong kepada perbuatan keji. Bahkan, yang lebih parah dari itu adalah ‘Khalwah’ dengan seorang wanita yang bukan mahram. Sebab , pada yang demikian itu terdapat jalan masuk bagi syetan.
Nabi Muhammad SAW bersabda, ( Artinya ) : ” Tidak seorang laki-laki berkhalwah dengan seorang perempuan, melainkan syetan menjadi pihak ketiganya. ” ( HR : Ahmad , Turmidzi, Hakim, dan ia menshahihkannya ).
Allah SWT berfirman , ( Artinya ) : ” Apabila kalian meminta sesuatu ( keperluan ) kepada mereka ( istri – istri Nabi ), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hati kalian dan hati mereka….” ( QS : Al – Ahzab : 53 ).
Rasulullah SAW bersabda, ( Artinya ) : ” Janganlah kalian masuk menemui wanita ( yang bukan mahram ). Maka seorang dari kaum Anshar bertanya : ” Bagaimana pendapatmu tentang ‘al-hamwu’ ( saudara ipar )? ” Beliau menjawab : ” Al-Hamwu adalah kematian . ” ( HR : Muttafaqun Alaih ).
Kata al-hamwu berarti keluarga suami, misalnya saudara laki-laki suami anak laki-laki saudaranya dan anak pamannya. Oleh karena itu, takut terhadapnya harus lebih tinggi dibandingkan takut kepada yang lainnya. Sebab, fitnah yang disebabkannya bisa lebih parah, karena adanya kemungkinan berhubungan langsung dengan wanita dan ber-khalwah dengannya tanpa ada yang mengingkarinya, bila dibandingkan dengan orang lain yang tidak ada sangkut pautnya dengan keluarga suami. Adapun makna Hadist tersebut adalah hindarilah IKHTILATH dengan wanita dan BER-KHALWAH dengan yang bukan mahram.
Rasulullah SAW bersabda, ( Artinya ) : ” Janganlah salah seorang diantara kalian ber-khalwah dengan seorang wanita, kecuali jika wanita tersebut didampingi oleh mahramnya. ” ( HR : Muttafaqun Alaih ).
Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : HAK DAN KEWAJIBAN WANITA MUSLIMAH. Oleh : Abdullah bin Jarullah bin Ibrahim al Jarullah *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan :Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.