ALAM-ALAM YANG DITEMPUH OLEH MANUSIA

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Pertama-tama saya mengucapkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT atas Taufik dan Hidayah-Nyalah saya dapat menulis ( menyusun ) artikel religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita, junjungan umat, Nabi termulia, Rasul paling Agung, yaitu Baginda Sayyidina Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Setiap manusia, pasti menempuh dan mengalami alam_alam sebagaimana yang tertera dibawah ini dan setiap alam itu keadaannya lebih besar dan lebih luas daripada alam yang sebelumnya. Alam-alam itu ada empat macam, yakni :
1. Alam kandungan, artinya semasih manusia itu ada didalam rahim ibunya. Didalam alam ini keadaannya amat sempit sekali, gelap dan sesak sekali.
2. Alam dunia , yakni alam yang kita alami sekarang ini. Didalam alam dunia ini , manusia dapat mencari dan melaksanakan kebaikan dan keburukan, yang keduanya itu merupakan sebab utama untuk memperoleh kebahagiaan atau kecelakaan didalam alam yang berikutnya.
3. Alam Barzakh, yakni setelah manusia itu meninggal dunia, sehingga saat tibanya Hari Kiamat. Alam Barzakh ini tentulah lebih luas dan lebih Besar daripada alam dunia kita ini. Ini sama halnya dengan luasnya dan besarnya alam dunia bila dibandingkan dengan alam kandungan selagi kita dalam rahim ibu kita masing-masing.
4. Alam qarar atau ketetapan, yakni sejak datangnya waktu Hari Kiamat sehingga penetapan untuk tiap makhluk, apakah ia memasuki syurga atau dilemparkan dalam api neraka. Sesudah alam yang keempat ini tidak ada lagi alam lain.
Jadi Allah Ta’ala memindahkan setiap manusia itu dari sebuah alam kealam lainnya, sehingga akhirnya sampai disuatu tempat yang benar-benar sesuai dan cocok untuk kediamannya guna selama – lamanya. Hal ini tentu saja dengan memeriksa dan meneliti baik-baik amalan-amalannya sendiri semasa ia masih di alam dunia ini.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : INILAH HARI PEMBALASAN. Oleh : Moh. Abdai Rhathomy *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan :Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.